Mana yang lebih bagus? Susu UHT atau Susu Sterilisasi In Container?

https://www.pexels.com/photo/blur-calcium-close-up-dairy-236010/

“Susu Sterilisasi”. Varian ini menjadi populer karena kemunculan produk susu murni siap minum dalam kaleng milik produsen susu ternama. Pada dasarnya, susu sterilisasi merupakan produk susu yang telah mengalami proses pemanasan pada suhu tinggi dalam waktu tertentu. Pemanasan suhu tinggi ini berfungsi untuk mensterilkan susu dari bakteri penyebab penyakit (pathogen) hingga bakteri pembusuk. Susu yang steril akan lebih tahan lama disimpan pada suhu ruang.

Terdapat beberapa macam proses sterilisasi yang dapat diterapkan pada produk susu. Ada Sterilisasi in container, UHT (Ultra High Temperature), dan Innovative Steam Injection.

Sterilisasi in Container

Sterilisasi jenis ini dilakukan sekaligus dengan wadah kemasannya. Oleh karena itu disebut dengan in container. Wadah yang digunakan untuk sterilisasi jenis ini ialah kemasan kaleng. Proses dilakukan dengan menggunakan autoklaf atau retort. Sederhananya, alat ini merupakan panci presto besar yang bisa menghasilkan uap bertekanan. Suhu yang digunakan selama proses berkisar antara 115 hingga 120 °C dengan lama waktu 20-30 menit.

Ultra High Temperature (UHT)

UHT merupakan proses sterilisasi yang dilakukan dengan suhu ultra tinggi dengan kontak waktu yang sangat singkat. Suhu prosesnya ialah 135 – 150 °C dengan waktu kontak 1 hingga 4 detik. Proses sterilisasi dilakukan dengan melewatkan cairan susu pada plat penukar panas (PHE) maupun pipa penukar panas (THE). Kemudian susu dikemas dengan kemasan karton berlapis kertas, alumunium foil dan plastik polietilan (di Indonesia lazim dikenal dengan nama produsennya, yaitu: tetra pak) dalam ruang yang didesain dengan kondisi higienis, bebas kontaminasi mikroorganisme).

Pengembangan dari metode sterilisasi UHT dengan waktu yang lebih singkat (kurang dari 0.1 detik) dengan suhu 150 – 200 °C disebut dengan Innovative Steam Injection. Proses kemudian diikuti dengan pendinginan secara cepat.

Bagaimana Kandungan Nutrisi Susu Sterilisasi Jika dibandingkan dengan Susu Segar?

Selain protein, lemak dan laktosa (gula susu), didalam susu juga terkandung beberapa jenis vitamin terutama yang larut pada lemak seperti vitamin A, D, E, dan K. Beberapa jenis vitamin B juga terdapat pada susu seperti thiamin, riboflavin, niacin, vitamin B6, B12, asam folat, asam pantotenat dan kolin. Pemanasan tentu saja dapat menurunkan kandungan nutrisi dari susu. Vitamin akan rusak karena sifatnya yang sensitif terhadap panas.

Mana yang lebih bagus? Susu UHT atau Susu Sterilisasi In Container?

Susu UHT memiliki keunggulan yaitu proses sterilisasinya yang singkat. Efeknya, produk susu akan mengalami sedikit kerusakan baik itu dari segi flavor maupun nutrisi. Susu Sterilisasi In Container dengan waktu proses yang lebih lama berpotensi mengalami reaksi pencoklatan. Apabila Anda perhatikan, produk susu hasil sterilisasi ini memiliki penampakan warna yang sedikit lebih coklat dibandingkan susu biasa. Namun jangan khawatir, penampakan ini wajar dan tidak berbahaya, warna coklat timbul akibat reaksi Maillard antara kandungan gula dan asam amino (pembentuk protein) di dalam susu yang terkena suhu tinggi dengan durasi yang cukup lama.

Produk susu, baik itu UHT maupun In Container dapat diproduksi murni sebagai susu segar maupun susu dengan modifikasi (low fat, penambahan gula, penambahan rasa-rasa dsb). Varian produk tersebut menyediakan pilihan bagi para konsumen sesuai selera dan kebutuhan masing-masing. Bila ingin mengetahui manfaat apa yang akan kita peroleh dari konsumsi tersebut, maka segera lah mengecek label Informasi Nilai Gizi. Label ini biasa tertera di samping maupun belakang kemasan. Pada label tersebut, Anda dapat mengecek kandungan karbohidrat, protein, lemak, hingga vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk tersebut.

Ingat.. sebagai konsumen yang cerdas, kita tidak boleh terbuai dengan iklan-iklan yang menyatakan bahwa produk susu A dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, berperan sebagai detoks. Selalu cek label Informasi Nilai Gizi untuk mengetahui Apa yang sebenarnya “Dijanjikan” produk tersebut kepada konsumennya.

Referensi

Barraquio VL. Which Milk is Fresh?. International Journal of Dairy Processing and Research. 1:201, 1-6.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*